KalkulatorKilat
💰 Keuangan

Kalkulator PPh21 2026 (TER) - Potongan Pajak Gaji

Sejak berlakunya skema Tarif Efektif Rata-rata (TER) melalui PP No. 58 Tahun 2023, perhitungan PPh Pasal 21 bulanan menjadi lebih sederhana namun sering membingungkan karyawan. Kalkulator PPh21 2026 ini menghitung potongan pajak penghasilan bulanan Anda berdasarkan tabel TER resmi Direktorat Jenderal Pajak yang berlaku hingga 2026. Cukup masukkan penghasilan bruto per bulan dan status PTKP Anda (TK/0 hingga K/3), maka sistem akan menentukan kategori TER (A, B, atau C) serta tarif efektif yang sesuai. Hasilnya menampilkan nominal PPh21 yang dipotong beserta estimasi gaji bersih yang Anda terima. Alat ini sangat membantu karyawan untuk memverifikasi potongan pada slip gaji, serta bagi staf payroll yang ingin menghitung pajak secara cepat dan akurat tanpa tabel manual yang rumit.

Hasil Perhitungan

Rp 200.000

Dengan gaji bruto Rp 10.000.000 dan status TK/0 (TER Kategori A), tarif efektif bulanan Anda 2% sehingga PPh21 terpotong Rp 200.000/bulan.

Gaji bruto/bulanRp 10.000.000
Status PTKPTK/0 (Kategori A)
Tarif Efektif (TER)2%
PPh21 per bulanRp 200.000
Gaji bersih (setelah PPh21)Rp 9.800.000
WhatsApp Telegram

Cara Menghitung & Rumus

Metode TER menghitung PPh21 bulanan = Penghasilan Bruto Bulanan x Tarif Efektif. Tarif ditentukan oleh Kategori TER (A/B/C) yang berasal dari status PTKP, lalu dicocokkan dengan lapisan penghasilan bruto. Kategori A: TK/0, TK/1, K/0. Kategori B: TK/2, TK/3, K/1, K/2. Kategori C: K/3. Contoh gaji Rp10.000.000 status TK/0 (Kategori A) dikenai tarif 2% sehingga PPh21 = Rp200.000.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apa itu TER?

TER (Tarif Efektif Rata-rata) adalah metode pemotongan PPh21 bulanan yang lebih ringkas, berlaku sejak Januari 2024 dan diteruskan pada 2026.

Apakah TER menambah beban pajak?

Tidak. TER hanya menyederhanakan pemotongan bulanan; total pajak setahun tetap dihitung dengan tarif Pasal 17 pada masa Desember.

Bagaimana menentukan kategori TER?

Kategori ditentukan dari status PTKP: TK/0-K/0 masuk A, TK/2-K/2 masuk B, dan K/3 masuk C.